10 Barang yang Paling Banyak di Impor di Tahun 2020

10 Barang yang Paling Banyak di Impor di Tahun 2020

Jakarta – Sepanjang tahun 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor barang Indonesia sebesar US$141,57 miliar, atau turun 17,34 persen dibanding tahun 2019 yang mana nilai impor sebesar US$171,38 miliar.

Penurunan impor sepanjang 2020 ini terjadi pada semua sektor, baik pada impor konsumsi (turun 10,93%), bahan baku (turun 16,73%) dan barang modal (turun 18,32%).

Menurut Kepala BPS, Penurunan impor ini disebabkan oleh turunnya permintaan selama pandemi Covid-19.

Akan tetapi, dengan adanya vaksinasi yang dilakukan oleh semua negara, diharapkan kinerja impor akan lebih baik lagi ke depannya. Karena permasalahan ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Tapi seiring vaksinasi, kepatuhan masyarakat, kita harap di 2021 kita harus lebih optimis sehingga perekonomian akan jadi lebih baik,” kata dia.

Berikut ini adalah 10 komoditas yang paling banyak di impor selama tahun 2020:

1. Mesin dan peralatan mekanis (US$21,80 miliar)
2. Mesin dan perlengkapan elektrik (US$19,02 miliar)
3. Plastik dan barang dari plastik (US$7,15 miliar)
4. Besi dan baja (US$6,85 miliar)
5. Bahan kimia organik (US$5,02 miliar)
6. Kendaraan dan bagiannya (US$4,43 miliar)
7. Serealia (US$3,02 miliar)
8. Berbagai produk kimia (US$2,97 miliar)
9. Ampas/sisa industri makanan (US$2,91 miliar)
10. Perangkat optik, fotografi, sinematografi, medis (US$2,90 miliar)

Sumber: cnbcindonesia

  • On 03 March 2021